BISNIS MLM

Bisnis kecil ialah bisa dikatakan bisnis yang menggunakan modal kecil dalam menggarap keuntugan atau margin. Sebagai seorang mahasiswa atau seorang baru mengenal bisnis, saya memiliki pandangan banyak orang yang sangat takut dalam memulai bisnis. Ketakutan itu ialah suatu “Kerugian”. Untuk itu saya memilih pandangan memilih bisnis beresiko kecil alias 99% pasti untung. Jadi, anda bisa belajar berbisnis sekaligus menghasilkan keuntungan. Belajar berbisnis pastinya juga lebih semangat kalau melihat laba sudah menunggu di depan mata.

Hanya saja laba yang diperoleh tidak terlalu banyak alias margin tipis karena resiko berbanding lurus dengan keuntungan. Makin besar resiko yang diambil, makin besar pula laba yang bisa diraih. Untuk belajar, memang sebaiknya pilih bisnis “aman” atau resiko kecil supaya anda bisa lebih berani mengambil langkah-langkah bisnis yang diperlukan.

Sekarang, apa saja yang termasuk bisnis beresiko kecil? Yang paling mudah adalah menanamkan modal anda di suatu bisnis/usaha yang sudah berjalan dan terbukti sukses. Pilih bisnis dengan sistem franchise (akan tetapi bisnis ini sangat memerlukan modal banyak walaupun keuntungan sudah di depan mata) atau pilih bisnis M*LM bisnis ini memerlukan modal yang minim dan juga terbatas bahkan sangat cocok untuk kantong mahasiswa, anda juga tidak direpotkan dengan stok barang ataupun pengiriman yang memerlukan biaya besar. Nah bisnis M*LM ini yang akan saya bahas kali ini.

MLM merupakan bisnis yang menawarkan kesempatan yang lebih baik untuk mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan bisnis lain maupun pekerjaan lain. Pola bisnisnya menggunakan sistem jaringan berjenjang. Saat seseorang bergabung dengan sebuah perusahaan MLM, adalah sebagai mitra perusahaan MLM. Bukan sebagai pegawai perusahaan MLM tersebut.

Hubungan kemitraan ini berdasar atas dasar prinsip win – win solution dan menciptakan suatu hubungan hak dan kewajiban antara perusahaan dan mitranya. Perusahaan bertanggung jawab menyediakan produk yang berkualitas untuk didistribusikan. Mitranya bertugas mendistribusikan produk perusahaan. Dari produk yang didistribusikan tersebut, mitra akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang didapat dari pendistribusian produk tersebut.

MLM biasanya membuat peserta atau anggotanya untuk mencari anggota lain dengan imbalan tertentu secara berjenjang. Orang yang mendapatkan banyak anggota yang rajin membeli barang akan mendapat keuntungan yang berlipat ganda daripada anggota / member yang hanya membeli saja tanpa mencari anggota / bawahan. Dengan mendapatkan banyak anggota yang terdaftar hasil bujukannya serta menularkan kemampuan mencari member kepada bawahannya maka dipastikan orang itu akan sukses bermain mlm dan mendapatkan berbagai insentif, bonus, dan sebagainya.

Agar orang tersebut memiliki penghasilan yang besar dari barang yang didistribusikan maka dia harus memperluas jaringan distribusinya dengan merekrut anggota (downline) kemudian orang tersebut disebut Upline. Setiap anggota(downline) juga bisa mencari downline lagi atau berhenti disitu saja namun statusnya hanya akan berhenti sebagai custumer saja . Upline akan memperoleh prosentase keuntungan,bonus dari barang yang dijual oleh downline.Upline selain mendistribusikan barang juga berkewajiban memberikan pendampingan dan maintenance kepada downlinenya agar keuntungan terus meningkat.

Beberapa Tawaran Keuntungan Bisnis MLM

Ada beberapa pertimbangan mengapa Bisnis MLM banyak diminati , dijalankan dan diikuti oleh banyak orang.
1. Modal Bisnis yang relatif murah
Bagi orang yang ingin mempunyai penghasilan dari usaha bisnis, namun tidak memiki dana yang cukup untuk menjalankannya, maka bisnis MLM bisa dijadikan pilihan, karena modalnya relatif murah dibandingkan dengan bisnis yang lain.

2. Risiko yang kecil
Karena biaya untuk memulai relatif kecil, maka risiko yang ditimbulkan oleh ketidakberhasilan dalam bisnis ini akan relatif kecil juga.

3. Potensi untuk berpenghasilan tinggi cukup besar
Dalam bisnis MLM biasanya ada berupa reward bagi member yang berhasil meraih level tertentu. Sehingga, apabila seorang member itu unggul dalam bidang promosi dan marketing, maka ia akan mudah mendapatkan banyak orderan dan juga jaringan (downline).

4. Bisa dijalankan sebagai usaha sampingan
Bagi orang yang ingin berbisnis, namun tidak mempunyai cukup waktu untuk menjalankan bisnisnya karena sibuk dengan rutinitas kerja, maka bisnis MLM bisa dijadikan pilihan , karena biasanya tidak terlalu menyita waktu.

Meski demikian ada beberapa pandangan tidak baik dari beberapa orang yang pernah mengikuti bisnis MLM ini, karena dalam prakteknya ada penyimpangan-penyimpangan. Selain itu banyak pelaku bisnis MLM yang terlalu berlebihan di dalam mempresentasikan bisnis dan produknya kepada calon member.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s